Home / Papua Human Rights / Vanuatu dan Solomon jamin keanggotaan penuh West Papua di MSG
PACIFIC WEST PAPUA 11:31 am today Jakarta urged to open up on Papua 11:31 am today Share this Share on Twitter Share on Facebook Share via email Share on Google Plus Share on Reddit Share on Linked In Indonesia has been urged to open up access to West Papua, following a surge of concern about rights abuses in Papua at the United Nations. Several days ago, leaders of a number of Pacific Island countries raised concern at the UN general assembly about alleged human rights abuses against West Papuans. Some of the leaders also called for proper recognition of Papuans' self-determination aspirations. In response, Indonesia's government said the countries speaking out lacked understanding about Papua. Jakarta also claimed some Pacific countries have supported groups conducting terrorism in Papua. The United Liberation Movement for West Papua's spokesman Benny Wenda says the response was typical of Jakarta's defensiveness whenever international support for Papuans' rights arises. "They're always screaming. Even in London, if we hold an event in London, a parliamentarian meeting, in any part of the world, they're always screaming," he said. Benny WendaBenny Wenda Photo: bennywenda.org
PACIFIC WEST PAPUA 11:31 am today Jakarta urged to open up on Papua 11:31 am today Share this Share on Twitter Share on Facebook Share via email Share on Google Plus Share on Reddit Share on Linked In Indonesia has been urged to open up access to West Papua, following a surge of concern about rights abuses in Papua at the United Nations. Several days ago, leaders of a number of Pacific Island countries raised concern at the UN general assembly about alleged human rights abuses against West Papuans. Some of the leaders also called for proper recognition of Papuans' self-determination aspirations. In response, Indonesia's government said the countries speaking out lacked understanding about Papua. Jakarta also claimed some Pacific countries have supported groups conducting terrorism in Papua. The United Liberation Movement for West Papua's spokesman Benny Wenda says the response was typical of Jakarta's defensiveness whenever international support for Papuans' rights arises. "They're always screaming. Even in London, if we hold an event in London, a parliamentarian meeting, in any part of the world, they're always screaming," he said. Benny WendaBenny Wenda Photo: bennywenda.org

Vanuatu dan Solomon jamin keanggotaan penuh West Papua di MSG

Hal ini dilaporkan Jubi yang dikutip dari Vanuatu Daily Post berikut:

Jayapura, Jubi – Perdana Menteri Vanuatu menegaskan kembali posisi negara dan pemerintahnya yang tidak berubah terhadap kemerdekaan West Papua dan New Caledonia.

Pernyataan tersebut disampaikan Salwai, seperti dilansir Vanuatu Daily Post, Kamis sore (13/10/2016) ketika secara resmi membuka Pameran Kanaky-West Papua di Pusat Kebudayaan Nasional di Port Vila, Vanuatu.

Posisi Vanuatu serta rakyat Vanuatu, ujarnya, tidak berubah terkait pemerintahan sendiri bagi West Papua, New Caledonia, dan French Polynesia.

“Meskipun Vanuatu suportif terhadap pemerintahan New Caledonia, dan juga French Polynesia untuk menjadi anggota Forum Kepulauan Pacific (PIF), hal itu tidak mengubah posisi kami yang tetap kokoh mendukung pemerintahan sendiri bagi West Papua, New Caledonia dan French Polynesia,” ujar Salwai.

Perdana Menteri Vanuatu itu juga menunjukkan pameran yang dibuka tersebut menjadi bukti nyata kehendak orang-orang Kanaky-Melanesia dan West Papua-Melanesia menjalani kehidupan dalam kebebasan.

“Vanuatu terus mendukung perjuangan untuk kebebasan kedua tetangga Melanesia tersebut di level internasional dan regional,” tegasnya. Salwai juga menyebutkan seruan Vanuatu mendukung kebebasan West Papua dan New Caledonia di Sidang Umum PBB lalu di New York.

Dihadapan orang-orang West Papua yang mengorganisir pameran tersebut, Salwai menjamin posisi dukungan Vanuatu tidak berubah pada West Papua untuk menjadi anggota penuh Melanesian Spearhead Group (MSG).

“Pertemuan MSG yang sedianya dilakukan di Port Vila beberapa minggu lalu, kini akan kita lakukan bulan Desember nanti, untuk membicarakan aplikasi West Papua menjadi anggota penuh MSG.

Ujian bagi MSG

Terkait kemungkinan protes Fiji dan PNG terhadap keanggotaan penuh West Papua, anggota parlemen Kepulauan Solomon dari Pople First Party, Derrick Manuari kepada ABC News Australia, Rabu (12/10), mengatakan bisa memahami dan siap menghadapinya.

“Saya yakin akan ada protes dari pemerintahan Fiji dan PNG karena posisi kami atas isu tersebut (keanggotaan penuh Wet Papua), apalagi karena posisi mereka yang dekat dengan Indonesia, menerima bantuan dana dan asistensi langsung dari Indonesia,” kata Manuri melalui sambungan telpon kepada ABC.

Manuari mendukung pernyatan PM Sogavare sebelumnya, bahwa dengan maupun tanpa PNG dan Fiji, MSG akan mengesahkan keanggotaan penuh ULMWP. Dia menambahkan keanggotaan tersebut memang harus diberikan karena sudah tertunda terlalu lama.

Manuri juga menekankan isu West Papua dan posisinya di MSG nanti sekaligus menjadi ujian bagi prinsip-prinsip masyarakat Melanesia dan negara-negara Melanesia sendiri.

“Isu West Papua akan menguji nilai fundamental dan prinsip-prinsip  MSG dalam mempromosikan Melanesian Society di kawasan ini. Dan diskusi tersebut tidak bisa dilakukan di badan MSG karena oposisi Indonesia,” tegas Manuri.

Oleh karena itu, lanjutnya, negara-negara anggota MSG tidak bisa terus menerus menggunakan alasan teknis untuk mengebiri hak-hak orang-orang Melansesia di West Papua untuk punya suara di kawasan Melanesia dan MSG.

“Inilah hak fundamental untuk menjadi bagaian dari MSG. Dan kita harus mengakomodasi tuntutan ini, sekaligus menyesuaikan prosedur dan prosesnya agar tidak mengabaikan hak fundamental wilayah (West Papua) di kawasan Melanesia untuk menjadi bagian MSG,” ujarnya*)

Suber disini

Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutubeby feather
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

About admin

Check Also

Rev. Karen Kirlew as the first female President.

Jamaican Baptists Elect First Female President

For Immediate Release Montego Bay, St. James History has just been created has Jamaican Baptists …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares

Powered by keepvid themefull earn money